Tuai Banyak Pujian, Forum Lingkar Pena Ajak Kerjasama HMJ BSA

Newssigma.com – Masih dengan kemeriahan Semarak sastra Nasional 2017 yang diseenggarakan HMJ BSA. Acara tersebut ditutup dengan Seminar Nasional yang di isi oleh Habiburrahman El Shirazy, penulis Novel Best Seller Ayat-Ayat Cinta. Hadirkan narasumber ternama, HMJ BSA tuai banyak pujian dari banyak kalangan. Mulai dari mahasiswa, dosen hingga Forum Lingkar Pena Provinsi Banten.

Fetty Fatihatun Najihah atau yang akrab disapa Fey, selaku ketua Forum Lingkar Pena wilayah Banten sangat mengapresiasi acara tersebut. Fey Chandra (nama pena Fetty) bahkan mengajak HMJ BSA untu bekerjasama pada Semarak Sastra Nasional di tahun berikutnya.

“Acara ini menurut saya sangat bagus, saya sangat bangga melihat potensi dari teman-teman mahasiswa UIN Banten, terutama jurusan BSA yang bisa mengadakan acara sebesar ini, bahkan mengundang kang Habiburrahman El Shirazy. Saya ingin tahun-tahun kedepan bisa tetap dilaksanakan dengan menggandeng atau bekerjasama dengan Forum Lingkar pena dan komunitas-komunitas lainnya,” kata Fey saat diwawancarai kru SiGMA di akhir acara seminar, Minggu (19/11).

Selain itu Dadang Ismatullah, sekretaris jurusan BSA mengatakan bahwa ia merasa bangga dengan kerja keras Panitia HMJ BSA yang telah menyelenggarakan Semarak Sastra Nasional dengan sukses.

“saya katakan sukses karena dengan segala keterbatasan dan hambatan yang ada mereka bisa menyelenggarakan acara ini dengan baik bahkan banyak peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari jenis-jenis perombaan yang baru sampai dengan seminar yang mendatangkan narasumber sekelas Habiburrahman El Shirazy yang sudah terkenal di kancah internasional. Itu merupakan peningkatan yang luar biasa. Apalagi audiens ada 257 orang, belum termasuk panitia,” kata Dadang saat diwawancarai kru SiGMA sebelum penutupan acara.

Lebih Lanjut, Fahira selaku penanggungjawab Seminar Nasional merasa bahagia dan bersyukur atas suksesnya acara ini. Ia menceritakan bahwa acara ini diselenggarakan dengan modal nekat, tapi tetap kerja keras dengan keyakinan.

“panitia di awal itu sebenarnya cuma modal nekat. Dosen ngasih taruhan, kamu berani atau enggak buat ngadain acara sebesar ini?. Disitu kita saling diskusi waktu rapat. Akhirnya bismillah kita sanggupi semua itu dengan yakin, dan jalanin dengan kekompakan dari seluruh panitia. Meskipun kita sempat down disaat penjualan tiket. H-3 penjualan tiket itu masih sedikit. Tapi karena ada broadcast dan ditingkatkan lagi promosinya lebih intens, Alhamdulilah penjualan tiket meningkat drastis di hari-H,” kata Fahira saat diwawancarai di sela-sela acara.

“kita juga terus jaga komunikasi sama dosen-dosen di jurusan, sehingga panitia sealu dapet masukan dan motivasi. Jadi yang kompak bukan hanya antar panitia saja, tapi sama dosen juga harus saling kompak,” tutupnya. (Reski/AM/SiGMA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *